Senin, 28 Maret 2016

BAHASA SUNDA - Pupuh Padalisan

Pupuh
Padalisan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Asmarandana
8I
8A
8E/O
8A
7A
8U
8A



Balakbak
15E
15E
15E







Dangdanggula
10 I
10A
8E/O
7U
9I
7A
6U
8A
12 I
7A
Durma
12A
7I
6A
7A
8I
5A
7I



Gambuh
7U
10U
12 I
8U
8O





Gurisa
8A
8A
8A
8A
8A
8A
8A
8A


Jurudemung
8A
8 I
8A
8 I
8A
8 I




Kinanti
8U
8 I
8A
8 I
8A
8 I



Ladrang
10 I
4A
4A
8 I
12A





Lambang
8A
8A
8A
8A






Magatru
12U
8 I
8U
8 I
8O





Maskumambang
12 I
6A
8 I
8A






Mijil
10 I
6O
10E
10 I
6 I
6U




Pangkur
8A
11 I
8U
7A
12U
8O
8 I



Pucung
12U
6A
8E/O
12A






Sinom
8A
8 I
8A
8 I
7 I
8U
7A
8 I
12A

Wirangrong
8 I
8O
8U
8 I
8A
8A






Terdapat 17 jenis pupuh yang terbagi ke dalam dua kategori, yaitu: Sekar Ageung (4 jenis pupuh) dan Sekar Alit (13 jenis pupuh). Pupuh sekar ageung dapat dinyanyikan (ditembangkeun) dengan menggunakan lebih dari satu jenis lagu, sedangkan pupuh sekar alit hanya bisa dinyanyikan dengan satu jenis lagu.

Setiap pada (bait) ke-17 jenis memiliki jumlah padalisanyang berbeda, begitu pun dengan patokan pupuh berupaguru wilanganguru lagu, dan watek-nya pun berbeda. Di bawah selengkapnya bisa dilihat perbedaannya:

Sekar Ageung
1. Kinanti
Watek:
Menggambarkan perasaan sedang menanti (nungguan), khawatir (deudeupeun), atau rasa sayang (kanyaah).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-u, 8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i

2. Sinom
Watek:
Menggambarkan rasa gembira (gumbira) atau rasa sayang (kadeudeuh).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-a, 8-i, 8-a, 8-i, 7-i, 8-u, 7-a, 8-i, 12-a

3. Asmarandana
Watek:
Menggambarkan rasa asmara (kabirahian), cinta kasih (deudeuh asih), atau rasa sayang (nyaah).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-i, 8-a, 8-é/o, 8-a, 7-a, 8-u, 8-a

4. Dangdanggula
Watek:
Menggambarkan rasa kedamaian (katengtreman), keindahan (kawaasan), keagungan (kaagungan), atau kegembiraan (kagumbiraan).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
10-i, 10-a, 8-é/o, 7-u, 9-i, 7-a, 6-u, 8-a, 12-i, 7-a


Sekar Alit
5. Pucung
Watek:
Menggambarkan rasa marah (ambek) terhadap diri sendiri, atau benci (keuheul) karena tidak setuju hati.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
12-u, 6-a, 8-é/o, 12-a

6. Wirangrong
Watek:
Menggambarkan rasa malu (kawiwirangan), malu oleh perilaku sendiri.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-i, 8-o, 8-u, 8-i, 8-a, 8-a

7. Maskumamb
Watek:
Menggambarkan rasa kesedihan (kanalangsaan), sedih dengan sakit hati.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
12-i, 6-a, 8-i, 8a

8. Ladrang
Watek:
Menggambarkan rasa lelucon (banyol) dengan maksud menyindir (nyindiran)
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
10-i, 4-a (2x), 8-i, 12-a

9. Balakbak
Watek:
Menggambarkan lelucon (heureuy) atau komedi (banyol).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
15-é, 15é, 15-é

10. Magatru
Watek:
Menggambarkan rasa sedih, penyesalan (handeueul) oleh perilaku sendiri, atau menasehati (mapatahan).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
12-u, 8-i, 8-u, 8-i, 8-o

11. Lambang
Watek:
Menggambarkan rasa lelucon (banyol) tetapi banyol yang mengandung hal yang harus dipikirkan.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-a, 8-a, 8-a, 8-a

12. Jurudemung
Watek:
Menggambarkan rasa bingung, susah dengan apa yang harus dilakukan (pilakueun).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-a, 8-i, 8-a, 8-i, 8-a, 8-i

13. Gurisa
Watek:
Menggambarkan orang yang sedang melamun (ngalamun) atau melamun kosong (malaweung)
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a, 8-a

14. Gambuh
Watek:
Menggambarkan rasa sedih (kasedih), susah (kasusah), atau sakit hati (kanyeri).
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
7-u, 10-u, 12-i, 8-u, 8-o

15. Mijil
Watek:
Menggambarkan rasa bersedih (kasedih) tetapi dengan penuh harapan.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
10-i, 6-o, 10-é, 10-i, 6-i, 6-u

16. Pangkur
Watek:
Menggambarkan rasa marah (ambek) yang tersimpan dalam hati atau menghadapi tugas yang berat.
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
8-a, 11-i, 8-u, 7-a, 12-u, 8-a, 8-i

17. Durma
Watek:
Menggambarkan rasa marah (ambek), besar hati (gedé haté), atau semangat (sumanget)
Guru Wilangan dan Guru Lagu:
12-a, 7-i, 6-a, 7-a, 8-i, 5-a, 7-i

SUMBER : http://archive69blog.blogspot.co.id/2012/04/17-pupuh-sunda-sekar-ageung-sekar-alit.html?m=1

Tidak ada komentar:

Posting Komentar